Semangat Gotong Royong Warnai Pembangunan Jembatan Garuda Gantung di Kali Bebek
Tegal – Di tengah semangat kebersamaan yang terus terjaga,
Babinsa Kodim 0712/Tegal bersama masyarakat melanjutkan pembangunan Jembatan
Garuda Gantung yang melintasi Kali Bebek di Kelurahan Pakembaran, Kecamatan
Slawi Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran jembatan ini menjadi
harapan baru bagi warga untuk mendapatkan akses yang lebih mudah, aman, dan
nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Jembatan Garuda Gantung dibangun sebagai penghubung antara Desa
Pedagangan, Kecamatan Dukuhwaru dengan Desa Pakembaran, Kecamatan Slawi. Dengan
bentang sungai sepanjang 40 meter dan kedalaman air sekitar 4 meter,
pembangunan jembatan ini diharapkan mampu mengatasi kendala akses yang selama
ini dihadapi masyarakat, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai
meningkat.
Keberadaan jembatan nantinya akan memberikan manfaat bagi
sekitar 1.500 jiwa dari 2.000 Kepala Keluarga, mempermudah mobilitas warga,
memperlancar distribusi hasil pertanian dan usaha masyarakat, serta mendukung
akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya.
Hingga Jumat, 26 Juni 2026, pembangunan terus menunjukkan
perkembangan yang positif. Seluruh tahapan persiapan telah diselesaikan,
meliputi pembersihan lahan, perataan lahan, pemasangan bowplank, serta
penggalian lubang pondasi yang masing-masing telah mencapai 100 persen.
Memasuki tahap konstruksi, pekerjaan pembuatan pondasi
lantai kerja telah mencapai 60 persen, langsir material 80 persen, dan
pengecoran pondasi 50 persen. Sementara itu, pemasangan plang identitas
jembatan dan pekerjaan pengecatan akan dilaksanakan pada tahap akhir setelah
seluruh konstruksi selesai.
Setiap perkembangan pembangunan merupakan hasil dari
semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Melalui
sinergi tersebut, proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar sesuai
tahapan yang telah direncanakan.
Pembangunan Jembatan Garuda Gantung bukan hanya menghadirkan
sebuah sarana penghubung, tetapi juga menjadi simbol kepedulian, kebersamaan,
dan harapan akan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat. Diharapkan,
setelah rampung, jembatan ini dapat memperkuat konektivitas antarwilayah,
mendorong pertumbuhan ekonomi desa, serta semakin mempererat hubungan sosial
masyarakat di kedua wilayah.
Kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya terlihat dalam
menjaga keamanan, tetapi juga diwujudkan melalui kerja nyata membangun
infrastruktur yang memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Komentar
Posting Komentar